Friday, February 26, 2016

Sejarah Olahraga Di Indonesia

sumber foto : kabarkami.com

     Sejarah dapat mengajarkan setiap orang untuk memahami masa lalu dan menghubungkanya dengan masa kini dan masa depan. dari masa lalu seseorang dapat memahami konteks kekinian dan meramalkan peristiwa yang akan terjadi di masa depan. perkembangan olahraga dalam presfektif sejarah mempunyai arti dan nilai karena berada dalam konteks semua aspek kehidupan sosial seperti politik, ekonomi, agama, sosial, pendidikan dan kebudayaan.
      Perkembangan olahraga di Indonesia dalam sudut pandang sejarah merupakan bagian integral dari kebudayaan manusia,  juga merupakan bagian dari hidup manusia, menurut sejarah, kita ketahui bahwa Indonesia pernah dijajah oleh bangsa Asing, yang paling lama oleh bangsa Belanda, maka olahraga bangsa Indonesia secara langsung dipengaruhi oleh bangsa Belanda khususnya sekaligus Eropa secara umum, sebab pada saat yang bersamaan bangsa belanda menerima banyak pengaruh dari negara-negara di Eropa secara umum seperti Jerman, Swedia, dan Austria. karena itu sistem olahraga dari negara-negara Eropa secara tidak langsung mempengaruhi perkembangan olahraga di Indonesia.
      Menurut sejarah Indonesia mengalami penjajahan oleh negara Belanda selanjutnya oleh negara Jepang, pada masa itu terdapat perbedaan dalam perkembangan olahraganya, pada saat zaman Jepang perkembangan olahraga dilaksanakan melalui paksaan, akan tetapi terdapat makna yang terpenting dari perkembangan olahraga zaman penjajahan jepang karena mempunyai pengaruh yang lebih besar dalam memperkuat atau mengokohkan persatuan dan kesatuan bangsa secara menyeluruh.

sumber : Sejarah dan Filsafat Olahraga oleh Prof.H.J.S Husdarta, M.Pd. 

Sunday, December 2, 2012

GERAK Refleks dan fundamental (lokomotor,nonlokomotor,manipulatif)PADA MANUSIA

Gerakan refleks adalah gerakan atau tindakan manusia yang timbul sebagai reaksi terhadap suatu stimulus tanpa keterlibatan kesadaran. refleks bersyarat adalah gerakan refleks yang terjadi karena suatu latihan. refleks tak bersyarat adalah gerakan refleks yang terjadi secara otomatis tanpa melalui proses latihan. refleks suprasegmental adalah refleks yang terjadi atas kerja sama pusat otak dengan jaringan syaraf beserta otot-otot anggota badan dantorso untuk menghasilkan gerakan. gerakan lokomotor adalah gerakan yang menyebabkan terjadinya perpindahan tempat atau keterampilan yang digunakan memindah-mindahkan tubuh dari satu tempat ke tempat lainnya. keterampilan gerak lokomotor yaitu berjalan, berlari, melompat, hop, skip, slide, dan sebagainya. gerakan nonlokomotor adalah gerakan yang tidak menyebabkan pelakunya berpindah tempat , seperti menekuk, membongkokan, menarik, mendorong, meregang, memutar, mengayun, memilin, mengangkat, mererntang, merendahkan tubuh, dll. gerakan manipulatif biasanya dilukiskan sebagai gerakan yang mempermainkan objek tertentu sebagai medianya, atau keterampilan yang melibatkan kemampuan seseorang dalam menggunakan bagian-bagian tubuhnya untuk memanipulasi benda yang berada di luar tubuhnya

Thursday, January 20, 2011

sejarah perkembangan olahraga di indonesia pada jaman kemerdekaan

Dengan diproklamasikannya kemerdekaan Indonesia 17 agustus 1945, gerakan keolahragaan mengalami babak baru.
Tanggal 19 Agustus 1945, tanggal terbentuknya kabinet yang pertama, dalam kementrian Pendidikan Pengajaran diadakan suatu lembaga yang bertugas merencanakan dan melaksanakan pengurusan di bidang keolahragaan di sekolahan, yaitu inspeksi pendidikan jasmani. Inspeksi Pendidikan Jasmani adalah organisasi di bawah jawatan pengajaran.
Pada bulan september 1945 tentara belanda mendampingi tentara sekutu (inggris) masuk k indonesia terutama jakarta. Pada tanggal 2-3 mei 1948 PORI Mengadakan konperensi di Solo. Berkat bantuan walikota Solo (Syamsurizal), PON I dapat diselenggarakan pada 9-14 September yang merupakan alat revolusi, perjuangan, penyebar semangat, dan persatuan.
Indonesia mengikuti kegiatan olahraga d Asia (Asian Games). Asian games ke I tahun 1951 d New Delhi, Asian Games II tahun 1954 di Manila, Asian Games III d Tokyo tahun 1958 dan seterusnya.
Dengan pembinaan yang terus menerus dan tekun maka Indonesia kemudian dapat juga mengikuti Olympiade ke XVI di Melbourne, tahun 1956, dan Olympiade XVII di Roma pada tahun 1960.
Bendera POM diciptakan oleh sutopo seorang guru yang menjadi siswa Akademi Seni rupa Indonesia (ASRI) yogyakarta dan pada tanggal 20 Desember 1951 lahirlah POM I yang d buka oleh Mentri Pendidikan dan Kebudayaan.